(10) SIM, FAHRUN RIZALDI, PROF. HAPZI ALI, KEAMANAN SISTEM INFORMASI, UNIVERSITAS MERCU BUANA, 2017
Aktivitas kejahatan dengan komputer
atau jaringan komputer biasa disebut dengan cybercrime.
Banyak pola dan cara yang bisa dilakukan oleh para pelaku cybercrime dan banyak
cara pula mencegah terjadinya cybercrime pada kita. Berikut ini 6 cara mencegah
dan menghindari cybercrime:
1. Gunakan Security Software yang Up to Date
Penting untuk menjaga Security Software Anda tetap
terbarukan atau up to date. Perlakuan ini akan memberikan pendefinisian kembali
atas ancaman cybercrime maupun virus yang belum didefinisikan pada versi
sebelumnya. Pembaruan ini sangat berguna bagi pengguna yang cukup sering
menggunakan koneksi internet.
Disarankan bagi para pemilik gadget menggunakan Security Software untuk membuka akses ke internet. Hal ini harus dilakukan minimal dua atau tiga kali dalam seminggu. Saat pengguna online, secara otomatis Security Software akan meng-up to date versi terbarunya.
Disarankan bagi para pemilik gadget menggunakan Security Software untuk membuka akses ke internet. Hal ini harus dilakukan minimal dua atau tiga kali dalam seminggu. Saat pengguna online, secara otomatis Security Software akan meng-up to date versi terbarunya.
2. Melindungi Komputer
Sudah pasti hal ini mutlak Anda lakukan. Demi menjaga keamanan, paling
tidak Anda harus mengaplikasikan tiga program, yaitu antivirus, antispyware,
dan firewall. Fungsinya sudah jelas dari ketiga aplikasi tersebut. Antivirus
sudah pasti menjaga perangkat komputer Anda dari virus yang kian hari beragam
jenisnya. Antispyware berfungsi untuk melindungi data pemakai agar tidak ada
orang yang bisa merusak atau melacak kebiasaan Anda saat online. Spyware
sendiri merupakan program yang diam-diam telah masuk ke dalam computer dan
mengambil data. Tujuan awal dari pembuatan Spyware adalah mencari data dari
pemakai internet dan mencatat kebiasaan seseorang dalam menyelusuri dunia maya.
Sedangkan firewall merupakan sebuah sistem atau perangkat yang mengijinkan lalu
lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas
jaringan yang tidak aman. Namun saat ini banyak perusahaan yang telah
menyediakan ketiga aplikasi tersebut dalam satu paket murah yang mudah
digunakan.
3. Buat Password yang sangat sulit
3. Buat Password yang sangat sulit
Bagaimana dengan password akun-akun anda seperti email, akun jejaring
social atau akun tabungan online anda? sudah kah menggunakan password yang
susah di tebak? Jika belum cepat ganti password akun-akun anda untuk mencegah
terjadinya cybercrime terhadap anda. Bila bisa masukan campuran huruf
kecil, besar dan angka pada setiap akun anda agar memperkuat kata sandi
anda. Contoh kata sandi dengan di campur dengan angka p4ssw0rD . Kata
sandi ini cukut kuat untuk sandi akun anda karnya di campur dengan huruf kecil,
besar dan angka.
4. Membuat Salinan
4. Membuat Salinan
Sebaiknya para pengguna komputer memiliki salinan dari dokumen pribadinya,
entah itu berupa foto, musik, atau yang lainnya. Ini bertujuan agar data Anda
masih tetap bisa terselamatkan bila sewaktu-waktu terjadi pencurian data atau
ada kesalahan pada sistim komputer Anda.
5. Jangan Sembarangan Mengklik Link yang Muncul di Social Network
5. Jangan Sembarangan Mengklik Link yang Muncul di Social Network
Entah melalui Facebook, Twitter, atau Blog, sering kita temui link yang
menarik perhatian. Walaupun tidak mengetahui jelas soal apa link tersebut,
sajian yang menarik berupa iklan atau sekedar kuesioner dan angket membuat kita
membukanya. Tidak sedikit hal ini dijadikan peluang cybercrime atau penyebaran
virus komputer.
Tidak jarang pula link seperti ini dikirimkan oleh teman atau saudara kita sendiri. Maka dari itu, lebih baik hanya membuka iklan yang kita butuhkan saja. Jangan tergiur akan sesuatu yang malah akan membuat kita terjebak dalam cybercrime atau virus komputer
Tidak jarang pula link seperti ini dikirimkan oleh teman atau saudara kita sendiri. Maka dari itu, lebih baik hanya membuka iklan yang kita butuhkan saja. Jangan tergiur akan sesuatu yang malah akan membuat kita terjebak dalam cybercrime atau virus komputer
6. Ganti Password Secara Berkala
Melihat banyak dan mudahnya cybercrime
dilakukan—sampai 15 kasus perdetik, tidak menutup kemungkinan password
terpanjang pun dapat dibajak apabila digunakan bertahun-tahun. Maka, disarankan
untuk mengganti password tersebut, baik secara berkala atau acak.
Sistem Informasi bisa menjadi sangat rentan akan hal-hal yang
tidak di inginkan
Salah satu dari beberapa
hal-hal yang tidak diinginkan adalah Ancaman Keamanan Sistem Informasi. Ancama
keamanan sistem informasi adalah sebuah aksi yang terjadi baik dari dalam
sistem maupun dari luar sistem yang dapat mengganggu keseimbangan sistem
informasi.Ancaman terhadap keamanan informasi berasal dari individu,
organisasi, mekanisme, atau kejadian yang memiliki potensi untuk menyebabkan
kerusakan pada sumber-sumber informasi.Pada kenyataannya ancaman dapat bersifat
internal, yaitu berasal dari dalam perusahaan, maupun eksternal atau berasal
dari luar perusahaan. Tidak banyak masyarakat yang mengerti tentang
ancaman bagi keamanan sistem informasi mereka. Perlu di ketahui bahwa
serangan dimulai dengan ancaman, dan tidak akan ada serangan sebelum adanya
ancaman.
Pengamanan dapat dikategorikan menjadi dua jenis:pencegahan
(preventif) dan pengobatan/ mengatasi (recovery). Usaha pencegahan dilakukan
agar sistem informasi tidak memiliki lubang keamanan, sementara
usaha-usaha pengobatan/ mengatasi dilakukan apabila lubang
keamanan sudah dieksploitasi.
Cara pencegahan:
a. Mengatur akses (Access Control)
Implementasi dari mekanisme ini antara lain dengan menggunakan
'password'
b. Memasang proteksi
Proteksi ini dapat berupa filter (secara umum) dan yang lebih
spesifik adalah firewall.
c. Pemantau adanya serangan
Sistem pemantau (monitoring system) digunakan untuk mengetahui
adanya tamu tak diundang (intruder) atau adanya serangan (attack).
Cara Mengatasi:
Telnet atau shell aman
Telnet atau remote login digunakan untuk mengakses sebuah
"remotesite" atau komputer melalui sebuah jaringan komputer. Akses
ini dilakukan dengan menggunakan hubungan TCP/IP dengan menggunakan user
id dan password. Informasi tentang user id dan password ini dikirimkan melalui
jaringan komputer secara terbuka.
Referensi:
Syahdad, Al. 2016. http://alsyahdadgmni.blogspot.co.id/
(Diakses pada 20 November 2017 18:02)
Anonim, 6 Cara Mencegah
dan Menghindari Cybercrime, http://cybercrime-id.blogspot.co.id/2013/05/6-cara-mencegah-dan-menghindari.html,
Diakses pada 20 November 2017 pukul 17:20.
Komentar
Posting Komentar