(09) SIM, FAHRUN RIZALDI, PROF. HAPZI ALI, INFORMASI DALAM PELAKSANAANNYA , UNIVERSITAS MERCU BUANA, 2017
Manajemen
Hubungan Pelanggan (Costumer Relationship
Management)
Manajemen
Hubungan Pelanggan (CRM)
adalah suatu jenis manajemen yang secara khusus membahas teori mengenai
penanganan hubungan antara perusahaan dengan pelanggannya dengan tujuan
meningkatkan nilai perusahaan di mata para pelanggannya.
Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM)
memiliki fungsi yang strategis dalam persaingan bisnis, karena, persaingan di era globalisasi saat
ini bukan hanya dilihat dari baiknya suatu produk atau merk produk tertentu.
Tetapi juga dilihat dari pelayanan yang disuguhkan dan dikedepankan oleh suatu
perusahaan guna mempermudah dan mengakomodir seluruh keinginan pelanggan/ costumer.
Dan hampir semua yang dibutuhkan oleh costumer, ada di CRM.
CRM melingkupi semua yang berhubungan dengan calon pelanggan dan pelanggan
saat ini, termasuk di dalamnya adalah pusat panggilan (call center),
tenaga penjualan (sales force), pemasaran, dukungan teknis (technical
support) dan layanan lapangan (field service).
Selain hal-hal yang sudah disampaikan diatas,
saya akan menyinggung beberapa fungsi yang harus dijalankan oleh sistem CRM agar
fungsi yang strategis untuk bersaing dapat tercapai. Diantaranya adalah:
1. Mengidentifikasi faktor-faktor yang penting
bagi pelanggan
2. Menyediakan dukungan pelanggan yang sempurna
3. Menangani keluhan/ komplain pelanggan
4. Membangun proses ujung ke ujung dalam melayani
pelanggan.
Implementasi:
Contoh penerapan CRM pada
perusahaan Nestle Indonesia
PT. Neste Indonesia meluncurkan Sahabat Nestle.
Di web tersebut, terdapat beberapa fasilitas seperti:
1. Berbagi resep makanan sehat
2. Informasi tentang makanan dan gizi
3. Promo
4. Parenting
Sistem Proses
Transaksi (Transaction Processing System)
Berikut adalah penjelasan tentang Sistem
Proses Transaksi (Transaction Processing System) :
1. Proses transaksi pertama digunakan sebagai
input data transaksi dalam TPS
2. Proses transaksi kedua menghasilkan suatu
output transaksi
3. Sistem informasi manajemen yang pertama
berguna untuk menyederhanakan laporan dan data proses transaksi
4. Sistem informasi manajemen yang kedua
menggunakan model bisnis (Contohnya MRP) untuk menghasilkan operational
management information.
5. Menunjukan bahwa MIS menggunakan
data lebih dari satu operasional database
6. Menunjukan gambaran dari operasional database
yang ada dari sekumpulan data warehouse.
Pengimplementasiannya pada Perusahaan
Sistem Pemrosesan Transaksi pada PT. Pos
Indonesia dalam mendukung program Plaza Pos, contohnya dalam akses
pembayaran secara online, yakni aktivitas pemrosesan transaksi dibutuhkan untuk
menangkap dan memproses data pelanggan, hingga transaksi pembayaran belanjanya
melalui jaringan internet.
Referensi
:
Christianto, Dwi. 2010.
https://doowee12.wordpress.com/2010/10/13/crm-customer-relationship-management-manajemen-hubungan-pelanggan/
(14 November 2017, 21:50)
Umbaran, Joko.
2014. http://muhammadjokoumbaranharisbahrudin04701.blogspot.co.id/2014/09/contoh-perusahaan-yang-menerapkan-crm.html
(14 NOvember 2017, 22:16)
Automation Indo.
2015. http://www.automationindo.com/article/220/fungsi-dan-pengguna-oas-office-automation-system#.Wgt6OGiCzIU
(15 November 2017, 06:45)
Khasanah, Gadis. 2011. http://docplayer.info/35634841-Sistem-electronic-business-pt-pos-indonesia-persero.html
(15 November 2017, 07:07)
Komentar
Posting Komentar